Postingan

✨ The Day Cicha Chose Herself

Cicha never thought a simple moment would change the way she saw everything. One afternoon, she came across something she was never meant to see a conversation that quietly questioned her place in the company. It wasn’t loud. It wasn’t confrontational. But it was enough. They questioned her capability. They compared her to others. They formed conclusions without ever truly understanding the full picture. What they didn’t see was everything she carried behind the scenes. The extra responsibilities. The silent role expansions. The weight she held without title, without recognition, without pause. She stayed when things got difficult. She stepped in when others couldn’t. She made sure things worked even when no one was watching. But effort, when unseen, becomes easy to dismiss. That day, she allowed herself to feel everything  the disappointment, the exhaustion, the quiet breaking point. And in that silence, she realized something that changed everything: Not all lead...

Khusus buat Jobseeker

Gambar
           Masa-masa rapuhnya Jobseeker. Heyy hoo gaiss sudah lama aku tidak menuangkan isi pikiranku ke dalam blog ini. Malam ini aku mau berbagi cerita dan mungkin sedikit tips terkait jobseeker yang dulu pernah kulakukan. Dulu aku sempat menjadi jobseeker yang hampir desperate karena 4 bulan sudah jadi full time jobseeker tapi masih belum dapat kerja.  Awalnya aku jadi jobseeker yang sembarangan, which mean semua tempat aku lamar. Tapi, aku tetap gigih mencari profesi HRD hanya saja semua ranah aku coba. Ranah pendidikan, banking, perusahaan manufaktur, biro konsultasi, teknologi, fnb, dsb. Kemudian, aku mulai lebih memahami diri sendiri dan filter ranah-ranah yang lebih cocok dengan profilku. Sampai aku mendapati diriku lebih cocok di ranah perusahaan / industri.  Setelah itu, aku mulai membuat tabel seperti dibawah ini Tabel ini berguna supaya aku tahu berapa persentase fail or successku dari tempat yang sudah aku apply. Aku memberikan patoka...

Se-spesial apa ya aku di hadapan Tuhan?

 Se-spesial apa diriku? Heran banget! Selama 22 tahun ini aku hidup di dunia, Tuhan selalu beri orang-orang baik di sekitarku. Padahal, setiap kali aku refleksi diri di malam hari rasanya banyak sekali perbuatan atau perkataanku yang melukai hati sesamaku. Tapi, Tuhan masih beri aku orang-orang yang baik di sekitarku.  First of all, my parents, mereka mungkin bukan orang yang bisa memberikan dorongan yang besar dalam konteks finansial. But, mereka sangat berperan besar membentukku menjadi perempuan yang mandiri seperti sekarang ini. Tuhan juga beri saudara perempuanku yang bisa ku jadikan role model dalam dunia akademik. Tuhan juga beri aku saudara laki-laki yang mendorongku menjadi perempuan yang lebih lemah lembut, lebih care, lebih penyayang, dsb.  Tidak hanya keluarga inti, di dunia kerja, Tuhan beri aku atasan yang baik banget. Atasan yang support dan mau mengajariku menjadi pribadi yang bisa mengembangkan potensi dengan maksimal.  Tidak hanya dalam 2 setting ya...

Koin Tanpa Angka

Gambar
  Koin Tanpa Angka Saat kita melempar koin kita pasti punya peluang yang sama antara mendapatkan angka atau gambar. Tapi bagaimana jadinya bila sebuah koin tercetak tanpa angka? Apakah koin tersebut sudah tidak bisa disebut sebagai "koin"? Apakah koin tersebut sudah tak bernilai? Apakah orang-orang akan menghempaskan dan membuang koin itu? Kehidupan kita seperti koin, terkadang kehidupan kita diawali dengan sisi angka begitu juga dengan sisi gambar. Tapi manakah yang lebih baik? sisi angka karena menunjukkan nilai? atau sisi gambar karena melambangkan ciri khas negara? Atau keduanya sama-sama baik? atau keduanya sama-sama buruk? Anw, apa kalian masih ingat dulu ketika main bola di lapangan kita selalu menggunakan koin sebagai penentu sisi lapangan? Mungkin ketika kita berada di lapangan kita sering berharap "lebih baik sisi kanan daripada sisi kiri, ahh semoga saja dapat sisi koin yang gambar jangan sisi angka" ternyata mendapatkan sisi angka lalu kita mengumpat ...

Mental Telur Mentah

Gambar
Mental Telur Mentah Seperti telur mentah yang terlihat keras dan kuat di luar tapi saat jatuh hancur berkeping-keping. Yaa seperti itu mentalku, kadang terlihat kuat, terlihat tegar menghadapi segala rintangan. Tapi dari dalam, sangat rapuh, ringkih, dan mudah hancur. Malam ini aku ingin menceritakan sedikit kisah tentang aku, akhir-akhir ini banyak teman-temanku yang secara langsung berkata "aku iri padamu, aku iri sama prestasimu" "aku iri kamu berhasil membagi waktu dengan baik" "aku iri kamu mampu dan profesional" Sejujurnya saat aku menerima kata-kata tersebut, perasaanku seolah-olah mati rasa. Aku tidak bangga, aku tidak kecewa, aku tidak sedih, aku tidak marah.  Aku tidak percaya dengan kemampuanku, aku hanya percaya dengan perkiraan seberapa besar keberuntunganku dalam hidup. Dan percaya bahwa aku selalu beruntung. Hal ini konyol! sangat konyol dan ini yang membuat mentalku seperti telur. Begitu aku menemui kegagalan dalam perjalanan karirku, aku h...

Sedang tidak baik-baik saja...

Gambar
Kamu sedang tidak baik-baik saja? Sedang lelah menghadapi masalah dan rintangan yang ada di kehidupan ini? Sedang berusaha dengan keras mencari alasan untuk terus berjuang dan tetap bertahan? Kalau iya, oke kita sefrekuensi Aku sering merasa seperti itu, bahkan ketika aku tidak gagal pun aku sering merasa tidak baik-baik saja. Bahkan saat ini, ketika aku hanya duduk di depan laptop tanpa mengerjakan sesuatu dan mendengarkan lagu tiba-tiba aku berpikir "Apa alasanku tetap bertahan dan berjuang melakukan yang terbaik?" Setiap pikiran itu muncul dalam pikiranku, aku juga merasa bahwa aku sedang tidak baik-baik saja. Mungkin aku sedang lelah / dunia sedang mengecewakanku / Tuhan sedang menguji umatnya / aku sedang sangat butuh istirahat sejenak dari segala aktivitas? Hmm entahlah...  Aku tahu aku sedang tidak baik-baik saja tapi aku juga selalu bingung bagaimana mengembalikan diriku dan pikiranku ke kondisi normal. Kondisi ketika aku tidak bosan / lelah / menyerah menghadapi sega...

Kehilangan

Gambar
Ke-hilang-an Kehilangan bukan suatu momen yang mudah dilewati oleh banyak orang. Kehilangan disini kumaksudkan bukan hanya kehilangan jiwa / raga / fisik seseorang. Bisa jadi kita kehilangan sosok yang kita kenal. Bisa jadi kita kehilangan kesempatan. Bisa jadi kita kehilangan kepercayaan.  Kehilangan membawa kita pada proses selanjutnya yaitu kekosongan. Bingung bagaimana cara menghadapi kehilangan. Bingung bagaimana cara menutupi kehilangan yang dirasakan. Bingung mencari pengganti yang baru untuk mengisi kehilangan. Bingung cara move on dari fase kehilangan. Tapi kehilangan juga membuat kita menjadi lebih dewasa. Terkadang kehilangan juga menyadarkan kita arti dari orang yang ada di sekitar arti dari momen-momen waktu yang sebelumnya telah dihabiskan bersama. Kita tidak bisa mengembalikkan waktu, kita tidak bisa mengubah keadaan kehilangan menjadi ada. Kita hanya perlu terus berlanjut menjalani kehidupan berdampingan dengan kehilangan. Tapi apakah kita mampu? apakah kita bisa me...

Fundraising

Gambar
Haii teman2 apa kabar?? Semoga kalian dan sekeluarga sehat-sehat yaa... Kali ini aku ingin bercerita tentang ulang tahunku... Pada bulan November kemarin, genap usiaku 20 tahun. Jauh-jauh hari sebelum hari ulang tahun, aku berencana untuk membagikan momen kebahagiaan ini dengan membagikan nasi tumpeng pada teman-teman yang tinggal di panti asuhan. Keinginan kecilku ini aku sampaikan ke saudariku. Bertukar pikiran selama beberapa hari dengan melihat situasi pandemi, kami akhirnya memutuskan untuk mencoba menggelar acara Birthday Fundraising . Yapp.. itu semacam acara yang kami rancang untuk penggalangan dana pada teman-teman yang berada di panti asuhan melalui sebuah platform penggalangan dana.  Tentunya dalam menyelenggarakan acara ini aku tidak bisa berjalan sendiri. Dan aku sangat bersyukur aku punya keluarga dan orang-orang disekelilingku yang sangat mendukung dan membantuku mewujudkan acara ini. Jujur saja awalnya aku merasa ragu dengan acara penggalangan dana ini. Di accept ga...

Thank You!

Gambar
  Heyy.. hallo... apa kabar kamu? aku harap sehat-sehat yaa...  Malam hari ini aku ingin membahas tentang self-development and pandemic. Dulu di awal masa pandemi, jujur bayanganku kehidupanku akan suram. Iya suram.. tidak bisa kuliah tatap muka, tidak bisa bertemu teman, tidak bisa beraktivitas dengan normal, disana sini banyak korban berjatuhan, krisis ekonomi, parno sendiri, dsb. Tapi.. kita tidak bisa terus menerus tenggelam dalam pikiran yang tidak-tidak tentang pandemi bukan? Kita boleh khawatir, boleh cemas, boleh takut. Tapi.. tidak seharusnya kita menjadikan ketakutan itu batasan untuk kita berhenti mengembangkan apapun yang ada pada diri kita. Perlu disadari bahwa masih banyak hal-hal yang bisa kita lakukan, kembangkan dan pelajari di tengah keterbatasan ini. Okay, now let me tell my story. I hope after I share my story, you will get new insights. Happy reading!! Jadi, dulu waktu sebelum pandemi aktivitasku hanya kuliah dan kegiatan kepanitiaan. Memang kepanitiaan ju...

Body Shateming

Gambar
 "STOP BODY SHAMING" Yeaahh, I think recently there have been many campaigns about stop to body shaming. But I think there is still a lot of body shaming that is spreading on social media. Let me tell you this, can you stop doing that?? Maybe you better keep quiet than talk about body shaming to each other.   Let me tell you about my story, aku dulu pernah memiliki tubuh yang sangat super duper kurus. Aku kurus, tubuhku pendek dengan kulit sawo gosong HAHAHA you know what I mean?  my body so tiny.. aku kelihatan kecil pendekk dann ringkih banget..  SMA kelas 2 aku sempat masuk rumah sakit akibat demam berdarah, super banyak vitamin yang dimasukkan ke dalam tabung infusku. Menurut perawat rumah sakit, sebagian besar vitamin itu untuk meningkatkan nafsu makanku. And the vitamin makes me want to eat and eat again.  And you know lahh, sometimes semakin kamu tua semakin jarang tuhh olahraga. So badanku makin berisi dan honestly now my body is too fat. Aku sadar ...

Bahan Refleksi

Gambar
R.E.S.P.E.C.T Bicara soal respect , menurutmu seberapa penting respect dalam hidupmu?  Kalau menurutku respect  itu super penting, respect itu tidak memandang usia, jabatan, status ekonomi dan lainnya. Respect dan manusia itu kayak surat dan perangko gitu selalu bersama dan saling membutuhkan kayak aku dan kamu dong, eaa. Eitttss, balik lagi ke topik, to the point s aja, dunia ini penuh dengan hukum rimba.. yaelaah apaan tu hukum rimba ya gitu deh apa yang kamu tabur itu yang kamu tuai. Ketika kamu tidak respect dengan orang lain aku rasa orang lain juga gak bakalan respect sama kamu. Tidak respect dan gila hormat mungkin dua hal ini bisa berjalan berdampingan atau bahkan beririsan satu sama lain. Misalnya, ketika seseorang anak remaja berhasil membantu seorang nenek buta menyeberangi jalan dengan menghalangi kendaraan yang ingin lalu lalang. Dari peristiwa tersebut, pada umumnya seorang nenek buta akan mengucapkan terima kasih atau bahkan memberi imbalan pada anak remaja yang...

BIG DREAM

Gambar
My BIG DREAM heii, hello everyone tonight I want to tell you about my big dream. Paris is a beautiful, romance, elegant, fabulous city and ... tidak tahu lagi gimana cara menggambarkan kota yang satu ini keren pokoknya super jatuh cinta sama kota yang satu ini. Dari dulu kecil pingin banget kesana *dalam waktu yang lama maksudnya  Keinginan ini bermula dari hobi menggambarku. Dulu aku suka banget nggambar terus kuwarnain terus ku tempel pada dinding yang kosong dirumahku. Setiap tamu yang berdatangan ke rumahku pasti bisa melihat dinding yang penuh dengan gambaran bocah yang duduk di bangku SD itu. Seiring berjalannya waktu gambarku semakin banyak, bervariasi dan mulai memenuhi seluruh bagian kosong dinding rumah. Semakin banyak pula orang-orang mulai notice  dan terkadang beberapa pasang mata cukup lama memandangi gambarku. Diskusi-diskusi kecil tentang seni pun mulai sering diperbincangkan di ruang tamu rumahku. "Kayaknya adek suka gambar ya, sekolahin desain aja besok" ...

hufftt stay at home bikin aku bosan

Gambar
Stay at home Minggu pertama minggu kedua hari-hariku terisi dengan "culture shock" yaap aku bingung biasanya aku bisa melakukan aktivitas seperti biasa berangkat kuliah di pagi hari, bertemu teman, mengikuti pelajaran di kelas, bertemu dosen, makan di kantin bareng temen, dan melakukan aktivitas lainnya. tiba-tiba di hari Senin pagi semuanya berubah, kampusku mengeluarkan keputusan untuk mulai melakukan pembelajaran secara daring / online. Sehari dua hari aku happy aku tidak perlu bangun pagi jalan kaki ke kampus dan mengikuti pelajaran yang membosankan. Seminggu berlalu aku mulai terpaksa membiasakan diriku untuk jauh dari aktivitas sosial. Jujur ini semakin berat buatku, biasanya aku bisa aktif mengikuti kegiatan organisasi di kampus, aku bisa jalan-jalan kesana kemari berkeliling kota dengan teman-temanku, aku bisa hadir di acara-acara tertentu yang melibatkan banyak orang, aku bisa jalan ke mall, nonton bioskop, shopping , ke cafe , dll. Mulai memasukki minggu ketiga aku ...

Senja

Gambar
indah sekali bukan? Magic hour.. yess,, ini adalah momen waktu kesukaanku entah sejak kapan aku jatuh cinta pada suasana senja aku bisa sebegitu dekat dengan diriku sendiri dikala menghabiskan waktu sendiri ketika menikmati senja aku selalu terhanyut dalam keindahan sang surya yang tenggelam dibalik awan tak sadar akupun juga ikut terhanyut dalam pikiran yang ada di kepalaku aku sadar dengan menikmati magic hour isi pikiranku semakin banyak dan semakin menghantuiku... ini momen waktu favoritku,, untuk kamu yang sudah membaca apakah kamu juga jatuh cinta dengan senja? apa kamu juga merasa senja adalah penghibur yang tepat dikala kamu bersedih hati?  "senja tidak pernah mengecewakan hati seseorang yang mencintainya"  (dari aku yang jatuh cinta pada senja)