Mental Telur Mentah
Mental Telur Mentah
Seperti telur mentah yang terlihat keras dan kuat di luar tapi saat jatuh hancur berkeping-keping. Yaa seperti itu mentalku, kadang terlihat kuat, terlihat tegar menghadapi segala rintangan. Tapi dari dalam, sangat rapuh, ringkih, dan mudah hancur.
Malam ini aku ingin menceritakan sedikit kisah tentang aku, akhir-akhir ini banyak teman-temanku yang secara langsung berkata "aku iri padamu, aku iri sama prestasimu" "aku iri kamu berhasil membagi waktu dengan baik" "aku iri kamu mampu dan profesional" Sejujurnya saat aku menerima kata-kata tersebut, perasaanku seolah-olah mati rasa. Aku tidak bangga, aku tidak kecewa, aku tidak sedih, aku tidak marah.
Aku tidak percaya dengan kemampuanku, aku hanya percaya dengan perkiraan seberapa besar keberuntunganku dalam hidup. Dan percaya bahwa aku selalu beruntung. Hal ini konyol! sangat konyol dan ini yang membuat mentalku seperti telur. Begitu aku menemui kegagalan dalam perjalanan karirku, aku hancur, menyalahkan diri sendiri dan merasakan sedih yang mendalam dan semuanya seolah-olah yang salah hanya dari aku. Hal ini yang membuatku jarang menyalahkan keadaan dan terlihat menerima semua peristiwa kehidupan yang aku alami di depan orang lain. Orang lain mungkin merasa diriku tegar menghadapi penolakan dan kegagalan, tapi dari dalam aku sangat hancur.
Aku menyadari hal ini buruk, dan aku bersyukur semakin banyak kegagalan yang aku temui aku makin sadar aku tidak boleh seperti telur mentah. Kegagalan dan keberhasilan dalam perjalanan kehidupan memang harus ada dan harus dilewati bukan diakhiri. Yap! nyatanya di dunia ini memang hanya ada 1 kesempatan tapi ada 1000 cara untuk mencoba sesuatu yang baru. Jadi, buat kamu yang merasa memiliki mental telur mentah, kamu kuat dan berdaya untuk membuat mental telur mentah tersebut jadi telur rebus yang kuat dari dalam dan dari luar.
Komentar
Posting Komentar